Siapa Pemimpin Negeriku

Artikel Kiriman sapiperjaka

Halo pembaca setia sapiperjaka.com yang pastinya udah punya pacar, jelas dong, apalagi kalau kamu sudah punya tanda-tanda bakalan punya pacar, iya kan?

Maaf-maaf nih kemarin hari kamis nggak sempet ngapdet rubrik artikel kiriman, iya Mow & teman-teman lagi sibuk ngerjain banyak hal, jadi maaf ya.

Nah buat yang belum tahu, "ARTIKEL KIRIMAN" itu apa, baca ini dulu ya :

 
  • Rubrik Artikel Kiriman akan mulai diupdate kembali hari,
  • Rubrik Artikel Kiriman akan update tiap hari kamis,
  • Setiap minggunya cuma ngepost satu kiriman,
  • Kalau kamu merasa sudah mengirim sesuatu ke redaksi@sapiperjaka.com dan belum di publish berarti kirimanmu akan di publish minggu berikutnya.
  • Kiriman boleh berupa apa aja, tulisan, video, gambar, nyanyi-nyanyian, atau cuma sekedar quote yang nanti akan di olah tim sapiperjaka.com
  • Semua kiriman yang akan di post, selalu melewati proses editing sebelum dipublish.
  • Dan jika pada hari kamis tidak ada update-an Artikel Kiriman, berarti nggak ada yang berani ngirim karya minggu itu ataupun tim sapiperjaka.com lagi sibuk pacaran.

"Gimana? udah baca dengan baik dan benar? sila tanyakan hal-hal yang perlu ditanyakan. Hubungi Mow dimana aja."

 

Kali ini yang beruntung untuk di posting bukan berupa curhatan, cerita traveling, tapi sebuah puisi karya @MySastra (di follow ya di twitter).

"SIAPA PEMIMPIN NEGERIKU"

Dan negeriku dalam masa penantian

Terdengar riuh aspirasi bangsaku

Mereka berteriak seakan bosan

Mendengar lantunan harapan

Para pemegang otoritas negara

Yang berkuasa atas uang dan kekayaan

Peduli mereka penderitaan negeriku

Sang penguasa gagah menyuarakan kepedulian

Niat tulus seakan mulus tergeser fulus

Ini bukan demokrasi negaraku

Menebar aspirasi tanpa hati

Seakan duri membawa perih

Hari hari seakan mati

Hai calon pemimpin yang penuh teriakan

Semoga Bukan sekedar janji di atas panggung

Atau peduli palsu bagi negeriku

Kami manusia sepertimu

Perlakukan kami dengan nurani

Jangan buat penderitaan kami semakin menjadi

Kami butuh sosok yang berhati mulia

Duka rakyat adalah airmata baginya

Hidup sederhana jiwa dermawan

Ini bukan tentang kekuasaan

Ini tentang kemanusiaan

Lihat ..betapa banyaknya pemimpin tak bermoral

Memakan keringat rakyatnya demi ambisi

Kesengsaraan rakyat adalah kebahagiaannya

Kami mencari pemimpin yang bertanggung jawab

Bukan omongan kosong

Tapi tindakan nyata

Bukan penebar janji

Tapi pembuka harapan

Akan kemajuan negaraku

Indonesiaku ….

Kami berdoa untukmu

 

 

——-

kiriman angge

Ya sekian dari puisi oleh Angge yang cantik itu, hmmmm.

"iya, angge keliatan cantik dan santun. buat yang jomblo-jomblo jangan ngincer angge ya, kayaknya doi udah punya pacar tuh"

 

Udahan ya, salam susu, salam betina.

Mow! Mow! Mow!