Siapa Bilang Bolos Kuliah itu Tidak Bermanfaat?

Artikel Kiriman sapiperjaka
Halo, pembaca setia sapiperjaka.com, penting nih buat kelangsungan hidup kalian disini, tarik nafas dan mulai baca pelan-pelan.
 
  • Rubrik Artikel Kiriman akan mulai diupdate kembali hari,
  • Rubrik Artikel Kiriman akan update tiap hari kamis,
  • Setiap minggunya cuma ngepost satu kiriman,
  • Kalau kamu merasa sudah mengirim sesuatu ke redaksi@sapiperjaka.com dan belum di publish berarti kirimanmu akan di publish minggu berikutnya.
  • Kiriman boleh berupa apa aja, tulisan, video, gambar, nyanyi-nyanyian, atau cuma sekedar quote yang nanti akan di olah tim sapiperjaka.com
  • Semua kiriman yang akan di post, selalu melewati proses editing sebelum dipublish.
  • Dan jika pada hari kamis tidak ada update-an Artikel Kiriman, berarti nggak ada yang berani ngirim karya minggu itu ataupun tim sapiperjaka.com lagi sibuk pacaran.

"Nah, gimana? udah baca dengan baik dan benar? sila tanyakan hal-hal yang perlu ditanyakan. Hubungi Mow dimana aja."

 

======= BATAS PERKENALAN RUBRIK ARTIKEL KIRIMAN ======= 

 

Di hari bolos kuliah, aku berkesempatan mengunjungi Museum Konperensi Asia Afrika. Aku datang bersama abangku yang kebetulan lagi berlibur di Bandung. Kami mengunjungi Museum KAA (Konferensi Asia Afrika) pada hari rabu, 23 April. Karena Museum tutup jam 4, kami buru-buru kesana, dan sampai pada jam setengah 3.


Tujuan dibuatnya Museum KAA ini adalah untuk mengenang peristiwa paling bersejarah bagi negara-negara di Asia dan Afrika. Museum ini dibangun oleh Pemerintah Republik Indonesia. Museum Konperensi Asia Afrika diresmikan berdirinya oleh Presiden Soeharto pada 24 April 1980, sebagai puncak Peringatan 25 Tahun Konferensi Asia Afrika. Konferensi Asia Afrika sendiri diadakan dengan tujuan untuk menolak pemihakan kepada blok barat (Amerika) atau blok timur (Uni Soviet) bagi negara-negara Asia dan Afrika.

 

Terdapat bendera-bendera negara peserta KAA

 —-

Di bulan April ini ada peringatan 29 tahun peringatan KAA. Museum terlihat begitu hidup. Bendera-bendera negara peserta KAA dipasang di depan museum. Kami pun masuk ke dalam museum. Lalu, kami melihat pemandangan yang jarang sekali terlihat pada masa sekarang. Museum ini terlihat ramai oleh anak-anak SMA yang memang inisiatif datang sendiri, bukan agenda dari sekolah. Bukan hanya anak SMA saja, pengunjung museum ini pun didatangi oleh masyarakat umum. Ada dari etnis pribumi, cina, India, dan lain-lain.


Hal yang pertama kali saya lihat di museum ini adalah replika patung para petinggi negara di Asia dan Afrika. Terlihat bung karno sedang berpidato.

 

Muka manyun

Museum ini juga sudah terdapat komputer Touch Screen yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan informasi tentang Konferensi Asia Afrika

 


Berikut adalah foto-foto sewaktu saya di museum:

 

Ini adalah kursi rotan yang digunakan waktu KAA
Headline koran di dunia membicarakan KAA
Salah satu ruangan di KAA
 
 
 
Tempelan-tempelan berita dan informasi mengenai KAA
Koleksi koran membicarakan KAA
Mencari-cari tempat selanjutnya. Foto yang sangat tidak penting
Mesin-mesin tik yang digunakan sewaktu KAA
Tempat bendera-bendera negara yang ikut KAA. Manusia diatas bisa dipanggil "Oppa"
Arif, Ojik, Iqbal
Foto terakhir sebelum pulang

Akhirnya, kami pun pulang. Kami sangat tertarik dengan koleksi di museumnya. Semoga makin banyak orang yang mau mengunjungi museum.

Bagi yang belum dateng ke museum ini, segeralah datang! Kata Ridwan Kamil (walikota Bandung) ini salah satu museum terbaik di Indonesia lho!

 

 
PROFIL ARTIKEL KIRIMAN Iqbal Fauzan
 
Yuk, ikutan ngirim karya kamu juga, apapun itu. Kirimkan dengan subjek ARTIKEL KIRIMAN ke redaksi@sapiperjaka.com
Udahan ya… Salam susu, Salam betina. Mow! Mow! Mow!
 

18 comments

  1. reyhan salim

    Wah ternyata bagus juga yh museum kaa,kirain ngebosenin,makasih bang iqbal postingannya!